Pengguna internet di China bertumbuh dengan pesat. Kepandaian penduduk China dalam memanfaatkan internet pun semakin lihai. Tragisnya, mereka menerapkannya dalam hal negatif atau melanggar hukum.
Hacker Jual Jasa Ubah Nilai Siswa
Pengguna internet di China bertumbuh dengan pesat. Kepandaian penduduk China dalam memanfaatkan internet pun semakin lihai. Tragisnya, mereka menerapkannya dalam hal negatif atau melanggar hukum.
Berdasarkan rilis Xinhua, Rabu (14/7/2010), hacker di Negeri Tirai Bambu tersebut mengklaim mampu mengubah nilai siswa. Caranya, mereka masuk ke sistem komputer milik universitas dan lembaga sertifikasi sebelum mengubah nilai siswa.
Label:
hacker
Pakistan Ringkus Kelompok Hacker Timur Tengah
Pihak otoritas Pakistan mengumumkan telah berhasil menangkap sedikitnya 5 orang yang diduga terlibat dalam kelompok hacker internasional.
Menurut mereka, jaringan kelompok ini sudah beraksi sejak lama, dan mereka sudah merusak ribuan situs nasional maupun internasional. Selain merusak laman situs, mereka juga teridentifikasi sering melakukan penipuan secara online.
"Lima orang yang kami tangkap berasal dari salah satu kelompok yang teridentifikasi bernama Pakbugs. Kami menangkapnya saat melakukan operasi bersama dengan negara-negara lain," terang pejabat Federal Investigation Agency (FIA) Mian Idrees, seperti yang dilansir AFP, Senin (12/7/2010).
Selain menangkap lima anggota kelompok hacker internasional tersebut, pihak yang berwenang juga melakukan penyitaan terhadap berbagai macam peralatan yang digunakan oleh penjahat cyber tersebut dalam menjalankan aksinya.
"Kelompok ini terlibat dalam pembajakan atau perusakan ribuan web milik pemerintah, non-pemerintah dan organisasi internasional. Mereka juga terlibat dalam penipuan kartu kartu kredit," tambah Idrees.
Dari hasil investigasi diketahui, kalau kelompok hacker Pakbugs berbasis di Arab Saudi dan didirikan oleh awad Ehsan alias Humza. Namun demikian, pihak berwajib memastikan tidak ada hubungannya antara kelompok hacker ini dengan terorisme cyber.
sumber : http://techno.okezone.com/read/2010/07/12/55/352095/pakistan-ringkus-kelompok-hacker-timur-tengah
Leia Mais…
Label:
hacker
Etika Dunia Maya (Cyberworld Ethics)
Sejak terciptanya, dunia maya selalu menjadi kontroversi. Kekhawatiran akan pergeseran nilai sosial masyarakat menjadi sangat tinggi ketika komputer telah menjadi gaya hidup yang tidak bisa terelakkan bagi masyarakat modern. Nilai-nilai dimana dulu masyarakat saling bertemu dan mengunjungi satu sama lain, kini mulai bergeser dengan saling berkomunikasi melalui dunia maya. Dunia maya pun dibanjiri dengan ‘warga negara’ baru yang tidak terpisahkan ruang dan waktu. Dari situ muncul lah berbagai komunitas didunia maya demi memuaskan keinginan dan kebutuhan manusia akan informasi.
Kemudian yang patut kita sadari sebagai bangsa yang menjunjung tinggi etika kesopanan, maka ada beberapa hal sebenernya yang perlu diperhatikan dalam berinteraksi didunia cyber. Banyak dari kita yang acuh tak acuh terhadap etika ini, dan tentu saja kita bisa menyamakannya dengan “orang yang tidak beradab” atau “orang yang tidak mengerti etika” .. bahkan kalau mau lebih ekstrim lagi ada yang menyebutnya “Pelacur cyber”..wew. Kalo saya sendiri cukup menyebutnya dengan sebutan yang sopan “AMATIR !”.
Tahun 2008 yang lalu seorang Yahudi, pengamat manajemen bisnis bernama Yehezkiel A.G, membuat “The Ten Commandement of Computer Ethics”, sebutan untuk etika berkomputer yang dia formulasikan. Kalo melihat namanya memang sangat Yahudi sekali, karena mirip dengan 10 Perintah Tuhan yang diperintahkan kepada Moses yang sampe sekarang masih ada di Perjanjian Lama. The Ten Commandement of Computer Ethics, atau terjemahan lepasnya 10 Perintah Etika berkomputer berisi :
- Jangan menggunakan komputer untuk merugikan orang lain
- Jangan melanggar atau mengganggu hak atau karya komputer orang lain
- Jangan memata-matai file-file yang bukan haknya
- Jangan menggunakan komputer untuk mencuri
- Jangan menggunakan komputer untuk memberikan kesaksian palsu
- Jangan menduplikasi atau menggunakan software tanpa membayar
- Jangan menggunakan sumberdaya komputer orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan
- Jangan mencuri kekayaan intelektual orang lain
- Pertimbangkan konsekuensi dari program yang dibuat atau sistem komputer yang dirancang
- Selalu mempertimbangkan dan menaruh respek terhadap sesama saat menggunakan komputer
sumber : http://www.karawanginfo.com/?p=2378 Leia Mais…
Label:
Etika Profesi,
Kode Etik
Subscribe to:
Posts (Atom)